Detail Berita
Giat Rencana Aksi Unjuk Rasa Dari Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD-LSM Penjara Indonesia Sumut)

Giat Rencana Aksi Unjuk Rasa Dari Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD-LSM Penjara Indonesia Sumut)

Rabu, 25 Februari 2026, 09:49:27 | Dibaca: 54


Pengamanan unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan pada hari Selasa tanggal 24 Februari 2026 dilaksanakan dengan pendekatan koordinatif dan humanis. Personel kepolisian bersama Satpol PP bertugas menjaga ketentraman, mengatur massa, serta memastikan arus lalu lintas dan aktivitas publik di kawasan tersebut tetap normal. Tujuan utamanya menyampaikan Giat Rencana Aksi Unjuk Rasa Dari Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD-LSM Penjara Indonesia Sumut), agar aspirasi disampaikan secara aman dan damai, tanpa gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum.

 

🛡️ Tujuan Utama Pengamanan

Pengamanan dilakukan dengan beberapa tujuan utama, di antaranya:

  1. Menjamin keselamatan tokoh pemerintahan, pegawai pemerintahan, dan masyarakat umum sekitar lokasi aksi.

  2. Menjaga ketertiban dan keamanan umum, sehingga aspirasi dapat disampaikan secara damai tanpa gangguan.

  3. Memastikan akses jalan dan arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa tetap terkendali.

  4. Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, baik dari massa aksi maupun pihak luar.

     


👮 Personel yang Bertugas di Lapangan

Pengamanan aksi unjuk rasa umumnya melibatkan sinergi beberapa unsur, antara lain:

✔️ Polri (Kepolisian Republik Indonesia)

  • Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara biasanya menurunkan personelnya untuk mengawal jalannya unjuk rasa.

  • Petugas ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar kantor pemerintah untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum, menjaga ketertiban dan memastikan tidak terjadi hal-hal yang memicu konflik.

✔️ Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Medan

  • Satpol PP dilibatkan untuk membantu pengamanan dan pengendalian massa di area depan gedung pemerintahan.

  • Petugas ditempatkan di lokasi sekitar gerbang maupun sudut sekitar Kantor Wali Kota Medan agar tidak mengganggu kegiatan pemerintahan sehari-hari.

  • Koordinasi dengan korlap diadakan agar jalannya aksi tetap tertib dan sesuai aturan yang berlaku.

     


📍 Tata Cara dan Pendekatan Pengamanan

Personnel keamanan menerapkan beberapa prosedur standar dalam pengamanan aksi di ruang publik:

🎯 Pengendalian Massa

  • Petugas melakukan dialog dan koordinasi dengan koordinator lapangan aksi (korlap) agar alur demonstrasi dapat diatur aman dan tertib.

  • Massa diarahkan untuk berkumpul di area yang telah ditetapkan sehingga ruang yang dipakai publik tetap terjaga.

🚦 Pengaturan Lalu Lintas

  • Personel pengamanan membantu mengatur arus kendaraan sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan atau gangguan terhadap jalur vital di sekitar kantor pemerintahan.

  • Jika diperlukan, dilakukan traffic diversion sementara sehingga jalur utama tetap lancar.

📣 Pendekatan Humanis

  • Aparat di lapangan umumnya berupaya mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi dengan peserta massa untuk menjaga situasi tetap kondusif.

  • Pendekatan semacam ini membantu mengurangi kemungkinan eskalasi dan konflik fisik.


📊 Situasi Selama Aksi

Berdasarkan pola pengamanan aksi serupa sebelumnya di Medan, penempatan personel di titik strategis membuat unjuk rasa berjalan dengan relatif damai tanpa gangguan keamanan besar. Massa biasanya dibatasi pada area pendemo yang telah disepakati sehingga ruang tata tertib umum tetap terjaga.

Demikian kabar berita terkini, ayo buka selalu website https://satpolpp.medan.go.id untuk mengetahui informasi kabar berita selanjutnya.
Terima Kasih smiley