Sabtu, 04 Juli 2026, 14:44:47 | Dibaca: 50
Dalam rangka mendukung suksesnya penyelenggaraan Hari Pertama Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan melaksanakan kegiatan Pengamanan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (PAM Trantibum) secara terpadu. Pengamanan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kota Medan selaku tuan rumah guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, nyaman, dan kondusif. Mengingat kegiatan ini merupakan agenda nasional yang dihadiri oleh para Wali Kota se-Indonesia, pejabat kementerian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tamu VIP/VVIP, delegasi pemerintah daerah, mitra kerja, serta tamu undangan lainnya, maka diperlukan kesiapsiagaan personel pengamanan secara maksimal dengan mengedepankan profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan kepada masyarakat.
.jpeg)
Sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, dilakukan apel kesiapan personel yang dipimpin oleh pejabat pengendali lapangan sebagai sarana pengecekan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, serta penyampaian arahan teknis pelaksanaan tugas. Dalam apel tersebut ditekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, etika pelayanan, kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta kemampuan personel dalam mengambil langkah cepat dan tepat apabila terjadi situasi yang memerlukan penanganan segera. Selain itu, dilakukan pembagian sektor pengamanan agar seluruh area kegiatan dapat diawasi secara optimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing personel.
Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui penempatan personel pada titik-titik strategis, meliputi pintu masuk dan keluar lokasi kegiatan, area registrasi peserta, ruang sidang utama, jalur kedatangan dan keberangkatan tamu VIP/VVIP, ruang transit, area parkir kendaraan, pusat informasi, area media, serta lingkungan di sekitar lokasi penyelenggaraan. Penempatan tersebut bertujuan untuk memastikan mobilitas peserta berjalan dengan tertib, menghindari penumpukan pengunjung, mengawasi akses keluar masuk lokasi, serta memberikan rasa aman kepada seluruh tamu undangan yang mengikuti kegiatan.
.jpeg)
Selama berlangsungnya acara pembukaan, personel Satpol PP melaksanakan patroli rutin dan pengawasan secara berkesinambungan terhadap seluruh area kegiatan. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, seperti kepadatan pengunjung, parkir yang tidak sesuai ketentuan, aktivitas pedagang kaki lima yang mengganggu akses, maupun potensi hambatan lainnya yang dapat memengaruhi kelancaran kegiatan. Setiap personel juga memberikan pelayanan informasi kepada peserta dan masyarakat, membantu mengarahkan tamu menuju lokasi kegiatan, serta memastikan seluruh jalur evakuasi dan akses darurat tetap steril dan siap digunakan apabila diperlukan.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area di dalam lokasi kegiatan, tetapi juga mencakup kawasan di luar venue, termasuk jalur kedatangan dan kepulangan peserta, akses kendaraan operasional, serta titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas. Personel melaksanakan pemantauan secara intensif untuk memastikan tidak terdapat hambatan yang dapat mengganggu mobilitas peserta maupun masyarakat. Apabila ditemukan potensi gangguan, tindakan penanganan dilakukan secara persuasif, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga situasi tetap terkendali tanpa menimbulkan konflik.
.jpeg)
Dalam pelaksanaan pengamanan, Satpol PP Kota Medan menjalin koordinasi yang erat dengan unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), panitia penyelenggara, serta perangkat daerah terkait lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan melalui komunikasi yang berkesinambungan, pertukaran informasi lapangan, serta kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. Sinergi antarinstansi menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif dan terpadu.
Seluruh personel Satpol PP melaksanakan tugas dengan mengedepankan pendekatan preventif, persuasif, dan humanis. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, personel juga berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dengan menciptakan suasana yang nyaman dan tertib. Sikap ramah, responsif, serta kesiapan dalam memberikan bantuan kepada tamu undangan menjadi bagian dari upaya mendukung citra positif Pemerintah Kota Medan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, pengamanan Hari Pertama Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara dapat terlaksana sesuai jadwal tanpa adanya gangguan yang signifikan terhadap keamanan maupun ketertiban umum. Mobilitas peserta berjalan dengan baik, tamu VIP/VVIP memperoleh pengamanan sesuai prosedur, dan seluruh area kegiatan tetap berada dalam kondisi yang terkendali. Keberhasilan pelaksanaan pengamanan ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang solid antara Pemerintah Kota Medan, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri, panitia penyelenggara, serta seluruh instansi pendukung lainnya.
Melalui pelaksanaan Pengamanan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (PAM Trantibum) yang profesional, terukur, dan humanis, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan berhasil mendukung kelancaran pelaksanaan Hari Pertama Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga stabilitas keamanan daerah, serta menyukseskan penyelenggaraan agenda nasional sehingga memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir di Kota Medan.
Demikian kabar berita terkini, ayo buka selalu website https://satpolpp.medan.go.id untuk mengetahui informasi kabar berita selanjutnya.
Terima Kasih 