Detail Berita
Unjuk Rasa Dari Pengemudi Ojek Online Dan Kurir Online Yang Tergabung Dalam Gerakan Ojo/Kurol Independen Bersatu (GOIB) di Kantor Walikota Medan

Unjuk Rasa Dari Pengemudi Ojek Online Dan Kurir Online Yang Tergabung Dalam Gerakan Ojo/Kurol Independen Bersatu (GOIB) di Kantor Walikota Medan

Kamis, 16 Juli 2026, 13:19:24 | Dibaca: 37


Pada hari Kamis, tanggal 16 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pengemudi ojek online dan kurir online yang tergabung dalam Gerakan OJO/Kurol Independen Bersatu (GOIB) di Kantor Wali Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, menjamin keamanan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan seluruh pihak yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

  

Sebelum aksi dimulai, petugas melakukan pemantauan terhadap titik kumpul massa, jalur kedatangan peserta, serta area di sekitar Kantor Wali Kota Medan. Koordinasi dilakukan dengan unsur pengamanan, perangkat daerah terkait, dan instansi lainnya guna memastikan kesiapan personel, pengaturan arus lalu lintas, serta langkah-langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan jumlah peserta maupun potensi gangguan terhadap ketertiban umum. Pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara aman dan tertib.

Massa aksi tiba secara bertahap dengan menggunakan sepeda motor dan kendaraan lainnya sambil membawa atribut organisasi, spanduk, bendera, serta alat pengeras suara sebagai sarana penyampaian aspirasi. Setibanya di depan Kantor Wali Kota Medan, peserta aksi menyampaikan tuntutan melalui orasi secara bergantian dan membacakan pernyataan sikap yang berisi berbagai aspirasi berkaitan dengan kondisi kerja, kesejahteraan, perlindungan bagi pengemudi dan kurir online, serta harapan agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyampaian aspirasi kepada pihak-pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 
 

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap situasi di lokasi aksi guna memastikan kegiatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan hukum serta tidak mengganggu pelayanan publik di lingkungan Kantor Wali Kota Medan. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan pada ruas jalan di sekitar lokasi untuk mengurangi kepadatan kendaraan akibat konsentrasi massa. Petugas juga memberikan imbauan kepada peserta agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan yang mengganggu fasilitas umum, tidak menutup akses masuk dan keluar kantor pemerintahan, serta tetap menghormati hak masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

Dalam pelaksanaan pengamanan, komunikasi yang baik terus dibangun antara petugas, koordinator lapangan, dan perwakilan peserta aksi. Melalui koordinasi tersebut, setiap tahapan kegiatan dapat berlangsung secara tertib sehingga aspirasi peserta dapat disampaikan tanpa menimbulkan gangguan yang berarti terhadap keamanan dan ketertiban umum. Pendekatan dialogis yang dilakukan petugas turut mendukung terciptanya suasana yang kondusif selama aksi berlangsung.

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum situasi selama pelaksanaan aksi unjuk rasa berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi dengan tertib sesuai mekanisme yang berlaku, sementara pelayanan pemerintahan di lingkungan Kantor Wali Kota Medan tetap berjalan dengan penyesuaian pengamanan pada area tertentu. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat meningkatnya aktivitas massa, namun dapat diurai melalui pengaturan yang dilakukan oleh petugas sehingga mobilitas masyarakat kembali normal.

Setelah seluruh rangkaian penyampaian aspirasi selesai dilaksanakan, peserta aksi secara bertahap membubarkan diri dengan tertib sesuai arahan koordinator lapangan dan petugas pengamanan. Personel tetap melakukan pemantauan hingga seluruh massa meninggalkan lokasi guna memastikan situasi benar-benar kembali kondusif. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan sebagai bahan peningkatan efektivitas pengamanan pada kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di masa mendatang.

Demikian laporan kegiatan pemantauan dan pengamanan aksi unjuk rasa pengemudi ojek online dan kurir online yang tergabung dalam Gerakan OJO/Kurol Independen Bersatu (GOIB) di Kantor Wali Kota Medan pada tanggal 16 Juli 2026 ini disusun sebagai dokumentasi pelaksanaan tugas serta bahan pelaporan kepada pimpinan.

Demikian kabar berita terkini, ayo buka selalu website https://satpolpp.medan.go.id untuk mengetahui informasi kabar berita selanjutnya.
Terima Kasih smiley